Sumber : Istimewa
Indo Dadu - Nama Candace Parker sebagai salah satu pebasket wanita terbaik di WNBA bahkan dunia tidak bisa diragukan lagi. Sederet prestasi individu dan tim telah diraihnya di level klub hingga timnas sepanjang 13 tahun karirnya. Jalan Candace untuk menjadi legenda kini tinggal menunggu waktu saja.
Dari segi karir, dia sekarang menjalani perjalanan satu putaran penuh saat dia bergerak lebih dekat ke Chicago Sky. Candace adalah pemain yang lahir dan besar di Chicago sebelum kuliah di Tennessee dan menghabiskan karir profesionalnya dengan Los Angeles Sparks. Putaran tersebut semakin lengkap dengan keistimewaan yang didapatnya dari sponsornya adidas.
Kamis, 16 September 2021 waktu setempat, adidas secara resmi mengumumkan akan merilis koleksi sepatu khusus Candace atau yang juga kita kenal dengan Player Edition (PE). Koleksi ini akan menggunakan siluet dari sepatu basket terbaru adidas bertajuk Exhibit A(ce) edisi potlngan rendah (low cut).
Koleksi Candace Parker akan berisi tiga jalur warna, oranye, perak, dan hitam yang mewakili tiga fase penting dalam kehidupan Candace. Pemain yang juga kerap disapa dengan singkatan CP3 ini mendedikasikan sepatu tersebut untuk mantan pelatihnya, Pat Summit, dan anak tunggal Candace, Lailaa.
Tak hanya tiga colorways tersebut, rencananya The Candace Parker Collection akan hadir dalam full apparel, mulai dari hoodie, T-shirt, hingga pants plus akan muncul dalam edisi spesial ultraboost. Semua koleksi ini akan tersedia untuk umum mulai 23 September 2021.
Bersamaan dengan pengumuman peluncuran koleksi ini, Candace juga mendapat kado spesial dari kota Chicago. Walikota Chicago, Lori Lightfoot, telah secara resmi mengumumkan bahwa 16 September akan diperingati sebagai Hari Candace Parker. Keistimewaan ini diberikan kepada kehebatan Candace sebagai pemain dan sosok yang menginspirasi banyak orang di luar sana sekaligus mewakili kota Chicago itu sendiri.
"Ini adalah hari yang luar biasa, seolah-olah roda kehidupan berputar penuh bagi saya," kata Candace dalam rilis resmi.
"Saya meninggalkan Chicago pada usia 18 dan kembali pada usia 35. Saya hanya bermimpi mengikuti jejak saudara laki-laki saya bermain bola basket dan sekarang saya memiliki semua hak istimewa ini. Saya mendedikasikan koleksi ini dan Hari Candace Parker untuk semua orang yang telah mengabdi dan mencintai. saya. Keluarga saya, rekan satu tim, pelatih, dan semua orang yang mendukung saya sejak awal untuk mencapai semua ini. Ini untuk mereka." pungkasnya.

No comments